Menjaga Laut dan Lingkungan Pesisir Indonesia Tetap Lestari

Blogroll

Monday, October 27, 2014

On 9:41 PM by Unknown in
Gambar Paus Biru (Sumber : kids.britannica.com)

Paus yang terperangkap di Teluk Waienga Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah jenis Paus Biru (Balaenoptera musculus). Paus tersebut terperangkap di perairan dangkal tersebut berjumlah 4 ekor. Diketahui bahwa paus tersebut terperangkap pada tanggal 18 Otober 2014. Dalam upaya penyelamatan oleh jaringan penanganan mamalia laut terdampar, tanggal 23 Oktober berhasil menggiring 3 ekor keluar dari perairan dangkal. Sedangkan satu ekor mati.

Paus biru adalah mamalia terbesar yang diketahui telah tinggal di Bumi. Mamalia laut ini berada sampai dengan 100 kaki ( 30 meter) dan berat mencapai 200 ton. Lidah mereka sendiri dapat seberat gajah. Hati mereka sebesar mobil. Paus biru memakan udang kecil yang disebut krill. Selama waktu-waktu tertentu dalam setahun ikan paus biru dewasa lajang mengkonsumsi sekitar 3,6 metrik ton dari krill sehari.

Paus biru terlihat di bawah air berwarna biru, tapi di permukaan terlihat berbintik-bintik biru - abu-abu. Paus biru memiliki luas, kepala datar dan, tubuh meruncing panjang yang berakhir pada lebar.  Paus biru hidup di semua lautan di dunia sesekali berenang dalam kelompok kecil tetapi biasanya sendiri atau berpasangan. Mereka sering menghabiskan musim panas makan di perairan kutub dan melakukan migrasi panjang menuju Khatulistiwa sebagai musim dingin tiba. Paus biru adalah salah satu hewan paling bersuara keras di planet ini. Mereka mengeluarkan serangkaian pulsa, erangan, dan rintihan. Dalam kondisi baik, paus biru dapat mendengar satu sama lain hingga jarak 1.000 mil (1.600 kilometer) jauhnya. Para ilmuwan berpikir mereka menggunakan vokalisasi ini tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi, bersama dengan pendengaran mereka yang sangat baik menavigasi kedalaman laut gelap gulita. 

Sumber :
  • Encyclopædia Britannica, Inc.  
  • National Geographic
Baca Juga :